MUBES II HIKNESA

Mubes II Hiknesa ( Himpunan Keluarga Nenek Sangga) yang mengusung tema " Mapaccing Ati Lako Puang Allah Ta'ala, Lako padanta rupa tau na lako batang kaleta dalam nuansa  sipakamojak, sipakario, na sipakatau yang dilaksanakan di Sossok, Gedung Lestari 45 tanggal 18-19 Desember 2021.
Kegiatan ini adalah kegiatan rutin setiap 3 tahun mempertemukan seluruh anak cucu keturunan nenek Sangga.
Sekilas tentang Nenek Sangga yang memiliki 10 anak terdiri dari  Nyapu,   Tjara, Siwa,  Riwang, Mandang, Randia, H. Pandi, Salloko, Lecce, dan terakhir Damaru. Sepuluh anak Nenek Sangga inilah kemudian beranak pinak dan tersebar ke seluruh pelosok negeri hingga ke luar negeri.

Mubes II Hiknesa ini terlaksana atas kerja keras panitia. Bahu membahu, bergotong royong antara satu dengan yang lain hanya dalam  waktu 15 hari menuju acara Mubes. Bertindak sebagai ketua panitia adalah Drs. Aspa Salloko, M.Si. Merupakan keturunan kedua dari anak ketujuh dari Nenek Sangga. Tentu saja kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Ketua Umum  Hiknesa yaitu Brigjen Edi Imran, SH,MH,M.Si sebagai keturunan ke 4 (cicit Nenek Sangga) dari nene Tjara.
Adapun urutan pelaksanaan kegiatan Mubes II Hiknesa adalah
1. Pembukaan oleh protokol
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan menyanyikan mars Hiknesa
3. Laporan ketua Panitia
Surprise dari panitia adalah saat ketua panitia ( Aspa Salloko) yaitu pembagian buku silsilah keturunan Nenek Sangga. Tujuannya supaya saling mengetahui letak silsilahnya masing- masing dalam keluarga.
Gambar 1. Sambutan Ketua Panitia
4. Sambutan Ketua Hiknesa Brigjen Edi Imran. Dalam sambutannya beliau hanya menitipkan pesan hanya satu yaitu persatuan dari generasi Nenek Sangga. Memperlihatkan peran dan fuŕngsi dalam pemerintahan. Memberikan sumbangsih kepada negara sekecil apapun. 
Gambar 2. Sambutan dari Ketua Umum Hiknesa, Brigjen Edi Imran SH.,MH., M.Si
5. Sambutan dari camat Anggeraja sekaligus membuka acara Mubes Hiknesa II. Diwakili oleh ibu Megawati sebagai Kasi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Anggeraja. Dalam sambutannya pun beliau menyampaikan ternyata beliau adalah salah seorang generasi Nenek Sangga.
6. Shalawat.
Persembahan shalawat oleh  generasi Nenek Sangga dibawah asuhan Hj. Hadariah Salloko.
Gambar 3. Grup shalawat keturunan Nenek Sangga.
8.Pembacaan Doa dipimpin oleh Drs. Mudiman.

Nuansa sipakamojak, sipakario dan sipakatau sangat nampak dalam kegiatan Mubes kali ini. Seluruh perwakilan 10 nenek hadir semua. Memupuk silaturrahmi satu dengan yang lain. Ketua umum Hiknesa menyampaikan bahwa kegiatan kali ini adalah kegiatan yang paling banyaj pesertanya. Mampu menghimpun seluruh keturunan dari 10 nenek. Termasuk dalam pembiayaan kegiatan Mubes ini menghabiskan anggaran sebesar lebih dari 71 juta. Seluruh anggarannya murni dari kumpulan keluarga Hiknesa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MERDEKA BELAJAR : Blusukan Ke Bunker Jepang Part 1